Pusat Pembelajaran Anak Mandalika

Kamis, 23 Mei 2024

    Bagikan:
Penulis: Ava Grace

ITDC melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali membuka program Mandalika Child Learning Center (CLC) pada Sabtu, (11/5) , sebagai inisiatif edukatif oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia, lembaga pembangunan non-pemerintah yang bekerja berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pemenuhan hak anak dalam bentuk sarana belajar ramah anak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Program ini merupakan komitmen ITDC melalui TJSL untuk meningkatkan pendidikan bagi pedagang asongan anak-anak di area Bazaar Mandalika dan Kuta Beach Park. Program diawali dengan penilaian calon peserta dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan pedagang asongan anak-anak. FGD ini diinisiasi oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) berkolaborasi dengan Relawan Sahabat Anak Mataram sebagai fasilitator. Sebelumnya, Mandalika CLC telah dibuka pada 12 Oktober 2023.

General Manager The Mandalika Wahyu M. Nugroho, “Mandalika Child Learning Center bertujuan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang ramah anak di KEK Mandalika dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan hak anak terhadap pendidikan. Ini adalah upaya agar anak-anak tidak hanya fokus pada perdagangan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.”.

Program Mandalika CLC menyediakan berbagai fasilitas, seperti buku-buku, permainan edukatif, dan ruang belajar dan bermain secara gratis. Setiap harinya, rata-rata 15 hingga 20 anak mengunjungi Mandalika CLC, mulai dari usia TK hingga SD. Mayoritas anak-anak ini berasal dari desa-desa sekitar Mandalika dan juga pedagang asongan anak-anak.

Setiap hari Rabu, Sabtu, dan Minggu, Mandalika CLC menyelenggarakan kelas bahasa Inggris gratis yang diajar oleh Ibu Susi, seorang guru bahasa Inggris dari SMKN 3 Pujut yang berasal dari Dusun Gerupuk, Desa Sengkol. Ibu Susi sangat berperan dalam mengajar anak-anak di Mandalika CLC dengan penuh semangat.

Pada bulan Juni mendatang, Mandalika CLC berencana untuk menambah kelas gratis, meskipun jadwal pastinya masih menunggu ketersediaan waktu dari para volunteer pengajar. Beberapa NGO lokal yang akan terlibat sebagai volunteer pengajar antara lain Saras Alus, Gawah Bonga Foundation, Eco School Nusantara, Bekebon by Bakti Boemi, dan Pelita Lombok Foundation. Materi yang akan diajarkan mencakup bahasa Prancis, ekoliterasi, kreativitas keterampilan hidup, dan perlindungan anak.

Dengan hadirnya Mandalika CLC, anak-anak di kawasan Mandalika sekarang dapat mengakses fasilitas pendidikan yang mendukung perkembangan mereka. Program ini tidak hanya menyediakan tempat belajar, tetapi juga mengajarkan pentingnya pendidikan dalam kehidupan mereka. Harapannya, Mandalika CLC dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak serta masyarakat di sekitar The Mandalika. Salam, Wahyu.

(Ava Grace)

Baca Juga: Jelajahi Pesona Chubu: Panduan Wisata 7 Hari Di Jepang Tengah

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.