Athena, Yunani – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Christina Ariyani, mengadakan pertemuan strategis dengan sejumlah agensi penempatan pekerja migran di Athena. Pertemuan ini merupakan bagian dari kunjungan kerjanya untuk memastikan perlindungan maksimal bagi Warga Negara Indonesia yang bekerja di Yunani, sekaligus membuka peluang penempatan yang lebih aman dan terorganisir.
Dalam sambutannya, Christina Ariyani menekankan komitmen Pemerintah Indonesia untuk terus meningkatkan standar pelayanan dan perlindungan bagi para pekerja migran. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah Indonesia dengan agensi penempatan di negara tujuan untuk memitigasi berbagai risiko, mulai dari proses perekrutan hingga pemulangan.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah perlunya transparansi dalam seluruh mata rantai penempatan. Hal ini mencakup kejelasan mengenai jenis pekerjaan, syarat dan ketentuan kontrak, upah, serta hak-hak normatif lainnya. Kedua belah pihak sepakat bahwa informasi yang lengkap dan akurat adalah fondasi untuk mencegah terjadinya penipuan dan eksploitasi.
Pembahasan juga menyentuh aspek peningkatan kapasitas calon pekerja migran melalui pelatihan keterampilan dan bahasa. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menyiapkan tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap bersaing, sementara agensi di Yunani diharapkan dapat memberikan pembekalan yang memadai tentang budaya kerja dan kehidupan sosial di Yunani.
Di sisi regulasi, pertemuan ini membahas pentingnya penyelarasan antara peraturan perundang-undangan Indonesia dengan hukum ketenagakerjaan yang berlaku di Yunani. Harmonisasi regulasi ini diharapkan dapat meminimalisir celah hukum yang berpotensi merugikan pekerja migran Indonesia dan menciptakan kepastian hukum bagi semua pihak.
Kedua belah pihak juga berkomitmen untuk membentuk mekanisme pengaduan dan penanganan kasus yang lebih responsif. Sistem yang ada akan dievaluasi dan diperkuat agar setiap permasalahan yang dihadapi oleh pekerja migran dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif, melibatkan peran serta dari agensi dan perwakilan Indonesia di Yunani.
Ke depan, pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pembentukan kelompok kerja bersama yang bertugas memantau implementasi kesepakatan dan mengevaluasi perkembangan penempatan pekerja migran Indonesia di Yunani. Langkah konkrit ini diharapkan dapat menjadi model kemitraan yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha penempatan.
Kunjungan kerja Wakil Menteri Christina Ariyani ini menegaskan posisi strategis Yunani sebagai negara tujuan penempatan dan komitmen berkelanjutan Indonesia dalam memastikan setiap warga negaranya yang bekerja di luar negeri memperoleh perlindungan yang komprehensif dan bekerja dalam kondisi yang layak dan bermartabat.